Menunggu…
Terus menunggu
Kabarmu hilang ditelan
dusta
Begitu mudah kupercaya
Begitu mudah aku katakan
cinta
Akhirnya kujatuh dalam
pelukan rayuanmu
Terlena anganku menuju
harapan
Aku tak bisa menyalahakanmu
Aku tak bisa membencimu
Aku benci diriku
sendiri
Kenapa begitu mudah
mencintai
Haruskah aku berlari
dari kenyataan ini
Palingkan wajah dan
tetap tersenyum
Dan berharap suatu saat
Kau sadar bahwa akulah
cinta sejatimu
Jika memang itu yang
kau mau aku terima
Meski hati ini pernah
terluka perih
Namun jujur aku masih
cinta
Hingga kini perasaan
itu tidak berubah
Yang ku mau kau jangan
pergi
Tetaplah menemaniku di
sini
Aku sudah melupakan
sakitnya luka
Karena benciku tidak
lebih besar dari cinta
Yang kau mau kau
sayangi aku
Dan tidak akan menghianatiku
Sudahlah semua biar
berlalu
Dan kita buka lembaran
cinta baru
Andai roda waktu dapat
diputar
Inginku kembali ke masa
itu
Masa dimana ku
benar-benar merasakan kebahagiaan saat bersamamu
Meski ruang dan waktu
yang menjadi penghalang
Tapi kini entah aku tak
tau engkau berada dimana
Taukah kamu bahwa di dalam
hati kecil memanggil namamu
Tapi ku sadar bahwa kau
hanya sebuah bayangan yang tak bisa kugapai
Hanya bisa kulihat dari
kejauhan
Kau hanyalah masa lalu
yang tak akan pernah kembali
Dan kini aku melangkah
sendiri menuju masaku
Dan aku berharap ku
temukan sesuatu yangbenar benar tulus dan membuatku bahagia
Aku berdiri disini dan
menanti
Tanpa henti jantung ini
semakin cepat berdetak demi setitik harapan
Dalam menanti sebuah jawaban
Ragukah kau akan hati
ini yang selalu inginkan dirimu ada didalamnya
Ragukah kau akan cinta
ini yang selalu inginkan dirimu tuk
memilikinya
Lihatlah hati ini yang
selalu memanggil dirimu
Pahamilah hati ini yang
selalu mendambakanmu
Dengarlah hati ini yang
memohon kepadamu
Saat aku membuka mata
Hanya hadirmu yang aku
rasa
Ku tatap indahnya dunia
Dengan penuh tanda
Tanya
Namun kau datang
menyinari sudut khayalku
Saat malam menjelang….
Bayangmu pun terus
mengusikku
Ku terus bertanya
Apakah ini cinta..?
Karangan bunga
menghiasi dirimu
Dalam bungkusan senyum yang teriring
Meregangkan aku dalam
tangis tak henti
Engkau yang aku cintai
Pergi tinggalkan aku
selamanya
Sisakan cerita yang
indah
Dan berakhir dengan
siksa yang terdalam
Aku mencintaimu bagaimanapun
jua
Setelah kehilanganmu
aku tersadar
Bahwa engkaulah yang
terbaik bagiku
Mungkin sebentar saja
aku cinta
Namun melupakanmu,
butuh masa hidupku
Tangisku pecah selalu
untukmu
Hanya mengenangmu, tak
ingin melupakamu
Kasihku yang aku
sayangi
Walaupun engkau telah
tiada didunia
Namun cintamu akan
selalu dihatiku
Cinta terbaikku hanya
kamu seorang
Tenanglah engkau diatas
sana
Doaku selalu
menyetertaimu di sisinya
Selalu kucinta….
Ku tak rela
kehilanganmu
Aku mencintaimu walau
kematian memisahkan kita
Engkau sayangku…
Selamanya kan ku kenang
Hingga dia pun
memanggilku
Kita kan bersama
kembali

0 komentar:
Posting Komentar