Puisi Cinta

| Jumat, 14 Maret 2014

Hari sudah berganti minggu
Menunggu…
Terus menunggu
Kabarmu hilang ditelan dusta
Begitu mudah kupercaya
Begitu mudah aku katakan cinta
Akhirnya kujatuh dalam pelukan rayuanmu
Terlena anganku menuju harapan
Aku tak bisa menyalahakanmu
Aku tak bisa membencimu
Aku benci diriku sendiri
Kenapa begitu mudah mencintai
Haruskah aku berlari dari kenyataan ini
Palingkan wajah dan tetap tersenyum
Dan berharap suatu saat
Kau sadar bahwa akulah cinta sejatimu


Jika memang itu yang kau mau aku terima
Meski hati ini pernah terluka perih
Namun jujur aku masih cinta
Hingga kini perasaan itu tidak berubah
Yang ku mau kau jangan pergi
Tetaplah menemaniku di sini
Aku sudah melupakan sakitnya luka
Karena benciku tidak lebih besar dari cinta
Yang kau mau kau sayangi aku
Dan tidak akan menghianatiku
Sudahlah semua biar berlalu
Dan kita buka lembaran cinta baru


Andai roda waktu dapat diputar
Inginku kembali ke masa itu
Masa dimana ku benar-benar merasakan kebahagiaan saat bersamamu
Meski ruang dan waktu yang menjadi penghalang
Tapi kini entah aku tak tau engkau berada dimana
Taukah kamu bahwa di dalam hati kecil memanggil namamu
Tapi ku sadar bahwa kau hanya sebuah bayangan yang tak bisa kugapai
Hanya bisa kulihat dari kejauhan
Kau hanyalah masa lalu yang tak akan pernah kembali
Dan kini aku melangkah sendiri menuju masaku
Dan aku berharap ku temukan sesuatu yangbenar benar tulus dan membuatku bahagia


Aku berdiri disini dan menanti
Tanpa henti jantung ini semakin cepat berdetak demi setitik harapan
Dalam menanti  sebuah jawaban
Ragukah kau akan hati ini yang selalu inginkan dirimu ada didalamnya
Ragukah kau akan cinta ini  yang selalu inginkan dirimu tuk memilikinya
Lihatlah hati ini yang selalu memanggil dirimu
Pahamilah hati ini yang selalu mendambakanmu
Dengarlah hati ini yang memohon kepadamu


Saat aku membuka mata
Hanya hadirmu yang aku rasa
Ku tatap indahnya dunia
Dengan penuh tanda Tanya
Namun kau datang menyinari sudut khayalku
Saat malam menjelang….
Bayangmu pun terus mengusikku
Ku terus bertanya
Apakah ini cinta..?


Karangan bunga menghiasi dirimu
Dalam bungkusan  senyum yang teriring
Meregangkan aku dalam tangis tak henti
Engkau yang aku cintai
Pergi tinggalkan aku selamanya
Sisakan cerita yang indah
Dan berakhir dengan siksa yang terdalam
Aku mencintaimu bagaimanapun jua
Setelah kehilanganmu aku tersadar
Bahwa engkaulah yang terbaik bagiku
Mungkin sebentar saja aku cinta
Namun melupakanmu, butuh masa hidupku
Tangisku pecah selalu untukmu
Hanya mengenangmu, tak ingin melupakamu
Kasihku yang aku sayangi
Walaupun engkau telah tiada didunia
Namun cintamu akan selalu dihatiku
Cinta terbaikku hanya kamu seorang
Tenanglah engkau diatas sana
Doaku selalu menyetertaimu di sisinya
Selalu kucinta….
Ku tak rela kehilanganmu
Aku mencintaimu walau kematian memisahkan kita
Engkau sayangku…
Selamanya kan ku kenang
Hingga dia pun memanggilku
Kita kan bersama kembali

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲